Batu Caves adalah salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dunia. Khususnya anda yang beragam Hindu wajib sekali jalan – jalan kesini, karena situs ini adalah tempat ibadah bagi orang Hindu di Kuala Lumpur, Malaysia. Lebih dari 400 tahun sudah bangunan tempat ibadah ini berdiri, dan patung Dewa Murugan berdiri besar didepan pintu masuk.

Batu Caves Bukti Sastra Hindu di  Malaysia

Patung ini di design oleh seorang sastrawan ternama di India yang datang berkunjung ke Malaysia 400 tahun lalu. Dan melihat kawasan Gombak, Selangor, Malaysia menjadi distrik bagi banyak penduduk mayoritas India yang beragama Hindu. Dan menetapkan persatuan lokasi ibadah di Buki batu ini dan membrinya nama dengan julukan Batu Caves.

Batu Caves Bukti Sastra Hindu di Malaysia

Dimanakan Batu Caves karena memang disekitar gunung ini terdapat banyak caves, dan Gua besar menjadi lokasi ibadah. Pada awal 1860 pemukim orang Tiongkok mulai menggali pupuk sayuran mereka. Mengambil berbagai tanaman bermanfaat yg tumbuh disekitar Caves tersebut. Melihat ada aliran air pada puncak Gua tersebut, K. Thamboosamy Pillai mendirikan tempat ibaddag di dalam Gua tersebut.

Tidak lama K. Thamboosamy Pillai mulai berpikir untuk menyebarkan ajaran agama Hindu kepada semua orang India di Malaysia. Hingga memanggil seorang sastrawan ternama dari India ke Kuala Lumpur, dan membentuk sebuah patung besar Dewa Murugan. Dengan warna emas, patung tersebut sangat besar, dan memiliki nilai seni yang sangat bagus hingga sekarang.

Batu Caves Bukti Sastra Hindu di  Malaysia

Pembuatan patung Dewa Murugan ini memakan waktu sekitar 25 tahun, karena memakai bahan dasar dari emas asli yang harus di olah terlebih dahulu. Hingga sekarang warna dari patung tersebut tidak pernah pudar, karena memang dibuat dari emas asli dan memakan waktu sekitar 25 tahun. Patung ini menjadi simbol dari tempat ibada di batu Caves.

Jika kalian berkunjung disana, maka akan diberikan sebuah sarung untung menutupi bagian tubuh anda yang berpakaian terbuka. Lalu ada aturan dimana kalian tidak boleh sembarang berkata kotor selama memasuki isi Gua yang merupakan pusat dari ibadah orang Hindu disana.